Tags

, , , ,

Dalam urusan perut, mie Aceh dan khupi-lah yang pertama kali disebut ketika ada yang bertanya tentang kuliner khas Aceh. Sangat jarang kita dengar orang merekomendasikan makanan lain untuk dicicipi ketika pertama kali hendak berkelana ke Nanggroe Aceh. Lalu, bila berkesempatan main ke kawasan pecinan Banda Aceh, orang keseringan mencari dan berkunjung ke kedai Razali. Ingin tampil beda ? Yuk! masuk ke kedai tetangganya; Nasi Goreng Daus.

nasi goreng daus

Papan namanya cukup mencolok di Peunayong, Daus, Nasi Goreng Khas Aceh since 1970 lhooo

Meski di papan namanya terpampang telah ada sejak 1970, nama Daus tak setenar Razali. Yang ditawarkan pun berbeda, Razali terkenal dengan Mie Aceh-nya sedang Daus dicari karena Nasi Goreng Kambing Muda-nya.

Karena malam itu dijamu makan malam di ruangan khusus yang ber-AC, perut sudah dipersiapkan untuk menerima apa pun yang disajikan di atas meja. Sajian pertama yang menggoda mata adalah Es Teler yang diantarkan dalam nampan oleh abangnya, saya hentikan sejenak di luar untuk diselamatkan hehe.

nasi goreng daus

Es Teler Daus ini mantap sirnakan dahaga

Susul menyusul tersaji di atas meja : Nasi Goreng berhiaskan irisan telur dadar, kacang dan teri goreng, potongan ikan asin serta secuil bumbu semacam bumbu rendang di ujung piring. Ada tiga jenis nasi goreng yang ditawarkan oleh Daus: Nasi Goreng Kambing Muda, Nasi Goreng Seafood dan Nasi Goreng Biasa.

nasi goreng daus

Tampilan Nasi Goreng Biasa di Daus

Sebagai pendamping nasi goreng, ada tambahan lauk seperti Ayam Goreng, Burung Dara Goreng, Udang Goreng, Sotong Goreng, Ati Ampela Goreng, Daging Bakar/Bistik serta Telor Dadar. Lalu satu piring tersendiri bertumpuk potongan cabe, potongan mentimun dan tomat, acar serta sebungkus emping goreng.

nasi goreng daus

Teman-teman makan nasi goreng yang turut disajikan di atas meja

nasi goreng daus

Ayam goreng kering khas Daus, maaf karena burung dara banyak peminatnya setiap kali tersaji langsung hap tak bersisa di piring untuk dijadikan barang bukti

Jika sudah mencicipi semua yang tersaji di atas meja dan perut masih merasa kurang, boleh koq pesan nasi tambah. Nah, itu yang saya lakukan memesan 1 (satu) porsi nasi tambah untuk dibagi dengan teman makan di sebelah meja karena tergoda  renyahnya burung dara goreng sampai lupa dijadikan barang bukti hahaha.

nasi goreng daus

Makan malamnya ditemanin sama abang dan rekannya dari Depbudpar Banda Aceh ini 😉

Nasi Goreng Daus
Jl Panglima Polem 87-89
Peunayong, Banda Aceh

Setelah perut terpuaskan, mata mulai terkantuk-kantuk ingin segera menemukan tempat yang empuk untuk rebahan. O,ya jangan tanya berapa biaya kerusakan di tempat ini karena kemarin makannya gratis alias dibayarin sama yang mengundang. Namun untuk berjaga-jaga jika tak semujur saya, selipkanlah uang Rp 50,000 di dalam dompet untuk sekali duduk, saleum [Admin_PK].