Senja di Tanah Merdeka

Senja perlahan turun di ufuk barat. Di ujung dermaga tiga bayang perempuan berdiri dalam gelisah memandang jauh ke laut lepas. Hmmm … dari belakang sosoknya seperti tak asing, dari bahasa tubuhnya kutebak mereka ibu dan anak. Perlahan kudekap Yamaha yang lama terdiam dalam sepi. Membelai permukaan kulitnya dengan lembut, memetik dawainya dengan sepenuh rasa, mencoba … Continue reading Senja di Tanah Merdeka